07 Oktober 2016 - 01:06:16 - Read: 381

Linux's "tracker*", Jangan Disabled. Hapus Saja. Tidak Apa-Apa.

Yarp, sebelumnya penjelasan dulu tentang apa itu "Tracker" langsung dari official project's web nya https://wiki.gnome.org/Projects/Tracker/WhatIsTracker

By using Tracker, you no longer have to remember where you've left your files. To locate a file you only need to remember something about it, such as a word in the document or the artist of the song. This is because as well as searching for files in the traditional way, by name and location, Tracker searches files' contents and metadata.

Yang fungsinya mungkin kurang lebih kayak "locate" gitu kali yak. Tapi kembali ke pertanyaan title dari artikel ini, kenapa "Hapus Saja"?

Karena "tracker" akan selalu melakukan indexing setiap aktivitas/file yang kita buka. Sebut saja recents file, yang nantinya akan memudahkan kita jika sewaktu-waktu kita melakukan pencarian file / recents file tersebut. Hanya saja, di Ubuntu 16.04 yang secara gak sopan langsung menginstallkan aplikasi ini, secara rutin melakukan indexing, walaupun kita belum ngapa-ngapain. Indexing secara background sih gak masalah, tapi make CPU sama RAM nya ini yang keterlaluan. Pengen liat Compiz ngelag dengan slow motion? Install aja "tracker" :p

Trus kalo nanti kita mau melakukan pencarian file gimana?

Selama aku menggunakan Linux distro apapun, nyaris gak pernah nyari file pake GUI, pasti menyempatkan buka terminal. "Find" dan "Grep" masih ajib aja dijaman yang udah 4D dan 4G sekarang ini :D

Ya, pilihannya tetep kembali ke masing-masing sih. Mau nyari file cepet dengan CLI, atau menunggu proses pencarian sambil menikmati indahnya GUI. It's your choice. Kalo aku sih, apt-get remove :p

$ sudo apt-get remove tracker

Dan ubuntu bebas ngelag. Yarp, semoga bermanfaat ^_^