/ home / people /
Title : DracOS, Linux From Scratch. Karena Regular Remastering Terlalu Mainstream
Released : 2016-09-24 22:45:23 -0400
Viewed : 862

Yarp, akhirnya kesampaian juga nulis blog lagi. Setelah beberapa bulan terakhir terlalu banyak disibukkan dengan project-project arigatou gozaimasu. :D

Saat ini, Remastering distro linux, adalah sesuatu yang tidak membutuhkan skill spesial lagi, karena banyaknya tools-tools yang memudahkan seseorang me-remastering distro linux. Mungkin jika kalian bayangkan, sama halnya dengan kemampuan seorang teknisi yang mampu menginstall Sistem Operasi Windows. Keren buat orang awam, biasa aja buat orang-orang yang biasa berkecimpung didunia IT, dan "Hah??? Windows?" dikalangan pengguna linux. :p

Linux From Scratch,

Untuk membangun linux dari kernelnya, jelas membutuhkan pemahaman yang tidak biasa. Belum tentu user yang setiap harinya menggunakan linux bisa membangun linux from scratch.

"Kalo tiap hari pake Windows bang?"

"Hah??? Windows?"

Yarp. Varian linux yang akan kita bahas kali ini adalah DracOS.  Seperti dijelaskan dari websitenya di http://dev.dracos-linux.org/

"dracOs Linux adalah sistem operasi linux yang bersifat opensource dan di bangun berdasarkan Linux From The Scratch. Projek ini di mulai pertama kalinya tanggal 12 Juni 2012 oleh Zico Ekel dan waktu itu di mulai dengan remastering saja. dracOs linux di bawah perlindungan GNU General Public License v3.0. Sistem operasi ini merupakan salah satu varian distro linux yang berbasis pengujian security (penetration testing). dracOs linux di bekali oleh ratusan tools pentest, forensic, malware analysis dan reverse engineering. dracOs linux tidak menggunakan tools-tools berbasis GUI dan hanya memilki perangkat lunak yang menggunakan CLI (command line interface) untuk melakukan operasinya. dracOs linux menghormati dasar-dasar ethical hacking dan lahir dari berbagai kontribusi komunitas penggiat security di Indonesia."

Jadi jika kita berbicara soal dracOS, berarti kita berbicara tentang seorang Zico Ekel, seorang geek, sekaligus founder IBT. Bapak dua anak ini sudah menggunakan linux sejak kelas 1 SMP. 

"jadi yg kami kedepankan itu adalah bagaimana semangat oprek dari linuxer yg sudah mulai hilang semenjak linux memasuki era modern GUI. Saya menggunakan linux sejak saya duduk di kelas 1 SMP
waktu itu Ubuntu 6 .. dpt piringan dari belanda .. bisa konek ke internet aja senang minta ampun"

Saat ini memang pengguna linux sudah mulai mainstream, mulai mirip dengan pengguna Android. Smartphone dengan banyak fitur, tapi sayangnya tidak benar-benar dimanfaatkan. Kategori ngoprek pun sebatas install-install aplikasi. Belum sampai pada sistem dan cara kerjanya. Tapi memang hal seperti ini tidak mudah, karena membutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan selalu konsisten tentunya. Itulah kenapa Linux from scratch tidak akan pernah jadi mainstream. Susah. :p

Tapi keren juga loh kalo seandainya tahun-tahun mendatang, membangun Linux from scratch mulai mainstream. Berarti jika saat itu tiba, kira-kira skill apa yang saat itu susah yak? :D

Maksud dari Sistem Operasi yang Open Source bukan hanya soal bebas bayar, tapi juga bebas dioprek dan dikembangkan. Sayangnya, jangankan dikembangkan, dioprek aja kagak. Yarp, tapi semoga apa yang dilakukan oleh seorang Zico Ekel ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda pengguna linux, agar tidak hanya sekedar menggunakan linux. Tapi juga  mengetahui seluk beluk linux itu sendiri.

Kembali ke dracOS, buat kalian yang penasaran pengen nyicipin seperti apa linux from scratch, langsung sambangi ja halaman downloadnya di http://dl.dracos-linux.org/

Dan jangan khawatir soal supportnya, karena dracOS sudah memiliki repository sendiri di http://dev.dracos-linux.org/projects/dracoslinux/repository dan tentunya jika kalian memiliki masalah dengan OS ini, bisa langsung didiskusikan di forumnya yang beralamat di http://forum.dracos-linux.org/

Dan, satu lagi hal yang dapat digambarkan tentang seorang Zico Ekel adalah Semangat anak muda, skill bapak-bapak. :D

"Kalo mau ngoprek dan mengembangkan Windows bang?"

"Hah??? Windows?"