15 Juni 2016 - 01:25:04 - Read: 1931

Siapa Bilang Programmer Adalah Calon Suami Ideal?

Hi hallo para calon pacarwati, mungkin kalian udah biasa baca artikel tentang "Programmer adalah calon suami yang ideal". Artikel seperti itu ditulis sendiri oleh programmer, berarti gak objektif kan? Mari kita coba telaah alasan-alasan yang biasanya diutarakan di artikel pembenaran semacam ini. :)

1.  Menguasai Banyak Bahasa

Inilah alasan pertama kenapa programmer dianggap sebagai calon suami yang ideal. Biar calon mertua terkesan katanya. Lah, yang bisa bahasa Jerman, Prancis, sama Mandarin aja kadang nembak cewek masih ditolak, apalagi bahasa pemrograman? Trus kalo udah nikah, mau nambal genteng bocor pake bahasa C? Mau perbaiki keran yang rusak pake Assembly?

Lah, kan dengan menguasai banyak bahasa pemrograman berarti kemungkinan buat ngebid project jadi lebih luas bro? Honornya bisa dipake buat nyewa orang buat nambal genteng bocor, beli keran baru sekalian sama embernya?

 

Iya juga ya.

2. Sabar

Yarp, konon katanya programmer sabar karena terbiasa menghadapi hal-hal yang bisa memicu murka seperti pada salah satu artikel yang menampilkan gambar ini

 Nah loh, programmer kalo nemu kayak gini masih bisa sabar karena pesan errornya jelas. Tapi kalian tahu makhluk terindah yang bernama Wanita? Mereka ini kalo di debug, pesan errornya gak keluar bro. Sejenis sama nge-Blind SQL Injection. Programmer harus punya pengalaman, pengalaman nebak. :D

Lah, tapi kan se-nebak-nebak-nya "Blind SQL Injection", programmer tetap stay cool, sabar, dan pada akhirnya tembus juga kan bro? Berarti se-susah-ditebak-nya wanita, programmer juga bisa tetap stay cool, sabar, dan pada akhirnya ketemu pesan errornya apa. Misalnya "lagi dapet" :p

 

Iya juga ya

3. Teliti dan Perhatian

Kata mereka

"Titik koma aja diperhatiin, apalagi kamu"

Bohong.

Justru karena saking memperhatiin titik koma, kamunya gak diperhatikan :D

Lah, kan ini fondasi dasar dari sebuah hubungan bro, harus terbiasa memperhatikan hal-hal kecil seperti ini. Jangan perhatikan bohongnya, tapi lihat efeknya. Setelah titik koma didalam baris kode ditemukan, seorang programer akan kembali fokus kepada main flowchartnya. Ya kamu. :)

 

Iya juga ya...

Berarti programmer memang calon suami yang ideal. Lah, ini artikelnya gimana sih?