20 Juni 2015 - 17:42:11 - Read: 1439

Programmer vs Tukang Batu

Jika vs disini dalam arti yang sebenarnya, pasti ketahuan siapa yang bakalan menang. Yarp, seorang Programmer kalo berantem versus Tukang Batu dijamin, pasti Tukang Batu menang telak. heuheu.. Tidak..tidak.. bukan masalah berantem ini yang mau aku bahas. Tapi masalah Profesi seorang Programmer dan seorang Tukang Batu. (euhm... mungkin lebih enak kalo diinggris-in jadi "Stone Boy" kali yak.. biar lebih keren gitu :p )

Susahan mana sih, Programmer sama Stone Boy?

Kalo aku seorang Programmer, pasti ogah deh jadi Stone Boy. capek. (_ _!)
Begitu juga kalo aku seorang Stone Boy, haiz.. males banget nulis2 gak jelas, musti pake mikir2 segala. Mending langsung "pletok" (bunyi batu di getok), dan kerjaanpun selesai.

Yarp, kita tidak menyukai suatu pekerjaan karena kita tidak tahu cara melakukannya. Mungkin agak berbeda jika dibandingkan dengan "Semangat Newbie". Yarp, itu adalah semangat dari gak ngerti jadi pengen ngerti. (kita SKIP yang ini. :)

Kembali ke Programmer dan Stone Boy, walaupun masing-masing sebenarnya pengen berganti profesi menjadi hal yang tidak disukainya, hal-hal seperti ini adalah wajar. Yarp, kebosanan adalah alasannya. Sesekali, seorang Programmer mikir "kayaknya lebih enak deh jadi Stone Boy, tiap hari cuma tinggal datang ditempat kerja, pletak pletok, ambil honor, pulang, tidur, gak ada client yang protes tengah malam, karena sebuah batu yang dibelah gak sama besar. Apalagi diprotes gara-gara ada batu yang disusupi trojan. (-_-!) <--- "gak tahu dia, kalo gw susah" (pikir si Stone Boy dalam hati)

Begitu juga dengan Stone Boy yang mikir "kayaknya lebih enak deh jadi Programmer, tiap hari kerjaannya cuma duduk, sambil ngerokok, sambil ngopi, sambil denger lagu, sambil nge-twit dan gak perlu panas2an." <--- "kagak tau dia, kalo gw tertekan" (pikir si Programmer sambil senyum2 simpul ngebayangin Paris Hilton) -lalu-basah-

Kembali ke topik, Setiap profesi yang kita geluti, ada enak dan ada gak enaknya. dengan catatan: SEMUA PROFESI. <--- dijamin!!!
Karyawan swasta pengen jadi PNS karena kerjanya santai, padahal para PNS pengen kerja ditempat swasta karena Honor yang jelas.
Mahasiswa yang pengen cepat nyari kerja, padahal orang-orang yang udah kerja pada pengen kembali kuliah, karena bisa belajar tanpa ada beban deadline.
Bapak-bapak yang pengen muda lagi, sebelum punya istri dan anak, Padahal anak-anak muda pada ngiri lihat bapak itu yang udah punya anak dan istri, yang hidupnya bisa lebih terarah.
Dan orang-orang Indonesia yang pada pengen tinggal di Newyork, padahal orang Newyork pada mimpi bisa jadi WNI.

Yarp, kita selalu tidak puas dengan apa yang kita miliki. <--- ini dikutip :p
Yarp, kita seharusnya puas dengan apa yang kita miliki <--- ini juga dikutip. hehe

Intinya, apapun profesi kita, nikmati saja. Banyak orang yang menginginkan Profesi kita, tapi masih kurang beruntung. Dan jika tidak suka dengan profesimu saat ini, gantilah profesi yang lain, jika tak mampu mendapatkan profesi yang lain, berhentilah mengeluh. Berusahalah untuk menyukai profesimu.

"kita tidak menyukai suatu pekerjaan karena kita tidak tahu cara melakukannya" (Paragraph:4 Line:1)

Yarp, pokoknya, tetep semangatlah... ^_^

Ditulis kembali dari http://jmozac.blogspot.com/2011/11/programmer-vs-tukang-batu.html